Sebelumnya saya berpikir kita lebih butuh Aouar untuk menyerang low block. Namun game kemarin mengubah pendapat saya. Kedatangan Partey akan menghasilkan efek domino yang akan mengubah Arsenal menjadi lebih maut saat menyerang. (1)
Dari sekian banyak pemain yg dimiliki Arsenal, yang tinggi Deep Progressions skillnya (dribble and pass to final third) adalah Willian, Saka dan Ceballos. Sementara pemain yg tinggi xG-nya: Auba, Pepe dan Laca. Bagaimana memadukan mereka menjadi sangat penting saat attacking. (2)
Dengan formasi 3-4-3 yg biasa dimainkan Arteta, Laca-Auba-Willian di depan. Kemudian duet Xhaka-Elneny atau Ceballos-Elneny di tengah. Kenapa bukan Xhaka-Ceballos? Mungkin Arteta merasa duet itu kurang paten dalam bertahan. Elneny coverage-nya lebih luas dan lebih mobile. (3)
Formasi ini untuk mengandalkan build-up play dari sayap dan direct football, untuk melawan tim2 dengan high pressing. Melawan tim low block, formasi ini dg personel yg skrg kurang efektif karena sempitnya ruang dan kurangnya kreativitas Arsenal di depan. (4)
Sheffield United menolak untuk pressing Arsenal semalam, memilih low block karena tahu mautnya serangan cepat Arsenal. Arteta sudah siapkan Plan B. Ubah formasi ke 4-3-3 dengan Willian sebagai AMC dengan free role, Auba geser Eddie jadi CF. (5)
Sebelum Willian geser ke tengah, Arsenal kesulitan membangun overload di kiri maupun kanan. Karena praktis hanya ada satu creator yg berkombinasi dg striker ataupun fullback. Saka-Auba-Tierney di kiri, Willian-Eddie-Bellerin di kanan. Di tengah, Zone 14 yg mematikan, kosong. (6)
Karena butuh Bellerin untuk maju, Arteta memasang Elneny sebagai back up RB. Ceballos otomatis sendirian di tengah playmaking yg dengan sendirinya membuat posisinya sangat dalam di belakang, tidak mampu membawa bola ke final third. Arsenal stagnan. (7)
Di babak kedua, Arteta mencoba Plan B ini dengan asumsi pemain Sheffield tidak sebugar di babak pertama. Auba jadi tengah, Willian jadi ACM dan free role. Permainan Arsenal berubah total. Willian menjadi penghubung antara sayap kiri dan kanan, berkombinasi dg Saka dan Pepe. (8)
Positioning Willian between the lines dan di Zone 14 yg maut membuat dua lapis pertahanan Sheffield mundur dengan sendirinya. Ceballos pun tertarik maju, demikian juga 2 CB kita. Gol pertama Arsenal hasil awal kombo Willian-Pepe-Bellerin. Yg menarik Bellerin jd kondektur gol! (9)
Bellerin menunjuk kemana Willian dan Pepe harus mengoper dan ia melihat Elneny yg berlari masuk ke box, one two bertiga dimainkan Auba, Elneny dan Bellerin yg mengirim umpan lob cantik ke Saka di sebelah kiri yg kosong krn SU tertarik oleh banyaknya pemain Arsenal di kanan. (10)
Balance pemain menyerang Arsenal menjadi lebih baik: Auba, Pepe (2 finishers), Saka, Willian, Ceballos (3 creator). Kemudian satu Elneny dan Back Four. Nah coba skrg ganti Elneny dengan PARTEY, bisa lihat inilah jigsaw piece terakhir puzzle Arteta? (11)
Membeli Partey tidak hanya sekedar upgrade Elneny. Tapi ia upgraded version yang akan "release" kreativitas Arsenal sepenuhnya dengan pemain2 lainnya yg lebih tenang dalam menyerang. Ia akan memungkinkan Ceballos dan Saka mencapai ceiling development mereka lebih cepat. (12)
Berapa kali kita lihat semalam pemain Arsenal kesulitan merebut bola kembali saat SU menguasai bola? Tidak ada destroyer di lini tengah. Jangan heran kita jarang cetak gol lewat counter, diganti lewat build up play cepat dari belakang yg impact-nya hampir sama dg counter. (13)
Saat itulah saya memikirkan peran Partey di sana, bahwa ia akan membawa kehancuran sekaligus ketenangan. Yakin sepenuhnya kalau kehadirannya akan upgrade tim ini 1 level up! Permainan seperti babak kedua vs Sheffield itu akan lebih sering terjadi, dan dari awal pertandingan. (14)
You can follow @JalanArsenal.
Tip: mention @twtextapp on a Twitter thread with the keyword “unroll” to get a link to it.

Latest Threads Unrolled: