Sergino Dest resmi ke Barcelona dengan dana 21jt Euro*.
Uniknya, Dest pergi setelah hanya semusim di tim senior Ajax. Ini bukan hal yg biasa dilakukan Ajax. Tp Edwin van der Sar sering mengatakan filosofi Ajax sudah berubah.

Apa ini bagian perubahan? Apa maksud vdS?

– A Thread
Ajax sudah sejak lama dikenal sebagai salah satu sekolah sepakbola terbaik di dunia. Nama-nama tenar legendaris seperti Johan Cruyff, Frank Rijkaard, de Boer bersaudara, dan van der Sar adalah contohnya. Tapi mereka membela Ajax lebih dari semusim dulu sebelum pergi. #IMC
Bahkan pemain-pemain potensial yang bukan asli akademi Ajax, entah itu Wouters, Overmars, Litmanen, atau Huntelaar sekalipun dipertahankan lebih dari satu musim oleh klub.

#IMC
Ini kenapa keputusan Ajax menjual Dest setelah hanya satu musim membela tim senior bisa dibilang di luar kebiasaan. Ini juga kenapa peran van der Sar di ruang direksi Ajax layak dicermati lebih dalam.. #IMC
Pasalnya, semenjak van der Sar ditunjuk sebagai CEO klub, (Sept 2015) langkah ini terlihat biasa saja. Belum menjadi kebiasaan, tapi sudah dinormalkan. Sebelum Dest pergi ke Barcelona, Arkadiusz Milik dan Davinson Sanchez juga cuma semusim berstatus pemain Ajax. #IMC
Tidak berhenti di situ, sejak van der Sar jadi CEO Ajax.. Klub jadi lebih berani menggelontorkan uang untuk membawa pemain-pemain berpengalaman seperti Blind, Tadic, atau Promes. Juga memulangkan Huntelaar di 2017. Bahkan Stekenlenburg di 2020. #IMC
Menurut van der Sar strategi transfer Ajax saat ini adalah memadukan talenta-talenta muda dengan pemain berpengalaman. Oleh karena itu dia berani memulangkan Blind dengan dana lebih dari 15jt Euro. Data Transfermarkt sebut Blind sebagai pembelian termahal kedua klub 🤯

#IMC
Ajax akan tetap dan selalu mengorbitkan talenta-talenta muda karena itu sudah mendarah-daging. Namun, van der Sar juga tahu bahwa peluang tidak bisa disia-siakan. Bagi vdS, para pemain akan mendapat hidup lebih layak apabila pergi ke klub di liga-liga top Eropa.
Ajax ga punya masalah finansial. Ekonomi mereka sehat. Tapi itu perlu dijaga supaya tetep sehat. Overmars pernah bilang kalo total budget gaji Ajax hanya 28 juta Euro di 2018/19. Itu semua tim, bukan senior doang. Di luar sana ada yg dapet 28jt Euro setahun buat dia sendiri. #IMC
Angka itu kabarnya udah ditingkatin jadi 39jt Euro pas 2019/2020. Sebagai perbandingan; di musim yang sama, budget gaji Alaves 49.7jt sementara Torino 55jt. Penambahan budget gaji pun lebih dipake Ajax buat penuhin permintaan pemain senior kayak Tadic yg dapet 3jt sendiri. #IMC
Demi kualitas hidup pemain yang lebih baik, Ajax pun rela buat melepas talenta-talentanya dengan cepat. Kalo kata van der Sar nih, "Kita harus mempoposisikan diri di era saat ini. Posisi terbaik adalah dengan menjadi klub favorit kedua di dunia".
Maksudnya, sekarang kan hampir semua orang punya tim favorit kayak Manchester United, Chelsea, Barcelona, dll. Ya dengan mengirim pemain-pemain ke sana, atau lebih dekat lagi dari jangkauan klub tersebut jg bakal ngebantu Ajax.
Lagipula, Ajax gak bakal kehabisan talenta. Sekarang mereka masih punya Anthony, David Neres, Lassina Traore, ataupun Kudus 🔥🔥 https://twitter.com/MarcGeschwind/status/1307932594642857985
Sekarang yang bisa mereka lakukan adalah mengarahkan pemain untuk memilih pelabuhan terbaik. Jangan sampai berakhir seperti Davy Klaassen yang terpaksa pindah ke Everton karena gagal masuk Napoli. #IMC
Perubahan filosofi Ajax ga ekstrem. Mungkin kebijakan mereka sekarang membuat beberapa orang melihat Ajax sebagai klub satelit. Tp itu semua demi kebaikan klub dan terutama pemain. Wajar jg jadinya kalo transfer de Ligt, de Jong, atau Dest makan waktu lama. #IMC

– End of Thread
You can follow @medioclubID.
Tip: mention @twtextapp on a Twitter thread with the keyword “unroll” to get a link to it.

Latest Threads Unrolled: